Akademik

SMAN 1 Bandung Gelar Kegiatan Manasik Haji 1440 H/2019 M

BANDUNG, DISDIK JABAR – Guna memberikan pemahaman rukun Islam sejak remaja, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bandung menggelar manasik haji kepada peserta didik kelas XII, sekaligus menjadi penilaian ujian praktik. Kegiatan ini digelar di Halaman SMAN 1 Bandung, Jln. Ir. H. Juanda No. 93, Kota Bandung, Rabu (14/8/2019).

Manasik haji adalah peragaan pelaksanaan ibadah haji sesuai rukun-rukun haji. Menurut Wakil Kepala SMAN 1 Bandung, Aam Amelia, dalam kegiatan manasik haji ini, siswa diajarkan atau dilatih mengenai tata cara pelaksanaan rukun haji, persyaratan, wajib, sunah maupun hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama pelaksanaan ibadah haji.

Kegiatan ini, lanjutnya, terdiri dari niat ihram, wukuf di Padang Arafah, tawaf, sai, salat 2 rakaat di Maqam Ibrohim (sunah), lempar jumrah, dan tahalul. “Hal tersebut tentunya memiliki manfaat yang baik bagi siswa, terlebih saat mereka dewasa nanti,” ujarnya.

Dalam manasik haji ini, tambah Aam, siswa belajar bagaimana cara melakukan praktik ibadah haji dengan kondisi yang dibuat mirip keadaan di tanah suci, Mekkah. Suasana di lapangan pun dibuat seperti di Kota Mekkah, Arab Saudi.

Aam mengatakan, kegiatan manasik haji ini untuk menyiarkan agama Islam, memahami, dan mempraktikkannya dengan melakukan simulasi rukun Islam ke-5. “Kegiatan ini juga untuk memotivasi siswa agar mau melakukan ibadah haji atau umrah secara nyata. Selain itu, hal ini guna melatih pendidikan karakter, belajar ikhlas, peduli, semangat, dan kerja keras,” tuturnya.***

Sumber: http://disdik.jabarprov.go.id/news/1430/manasik-haji-di-sman-1-bandung

Vania Siswa SMAN 1 Bandung mengikuti Pertukaran Pelajar Australia-Indonesia tahun 2019

Vania Nanda Fitri kelas XI IPA 2 siswa SMA Negeri 1 Bandung mengikuti pertukaran pelajar Australia-Indonesia tahun 2019.

Bertukar budaya bukan hanya urusan saat pelesir, tapi juga edukasi. Lewat student exchange atau pertukaran pelajar, misalnya, berbagi budaya menjadi warna dalam menimba ilmu.

Manfaat yang dapat dirasakan siswa Indonesia adalah melatih kemampuan berbahasa Inggris. Bahasa Inggris mutlak menjadi alat dalam skup pergaulan lebih luas, yaitu dunia internasional.