Selamat! 43 Siswa SMAN 1 Bandung Lulus SNMPTN 2019

Selamat dan Sukses bagi siswa-siswi kelas XII SMAN 1 Bandung yang telah LULUS Masuk Perguruan Tinggi Jalur SNMPTN 2019.  Terus berjuang untuk masa depan!

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (13 SISWA)
AMMAR ALFATTAH XII IPA 1 FAKULTAS TEKNIK INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
AHMAD RAFI XII IPA 1 SEKOLAH ARSITEKTUR, PERENCANAAN, DAN PENGEMBANGAN KEBIJAKAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
AUFA RISA SEPTAVIARI XII IPA 1 FAKULTAS ILMU TEKNOLOGI DAN KEBUMIAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG KAMPUS GANESHA
MIFTAHUL SILVANI XII IPA 1 SEKOLAH FARMASI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
FARRELL ABIEZA ZIDAN XII IPA 1 SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
MUHAMMAD FIKRI RAIHAN XII IPA 2 FAKULTAS TEKNIK MESIN DAN DIRGANTARA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
BRIANA GEMILANG XII IPA 3 SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
ADELIA YULIARNI XII IPA 4 SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
ANUGRAH PUTRA XII IPA 4 FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
KARINA NUR RACHMA XII IPA 4 FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
MUHAMMAD REVALDY ARGAPERMANA XII IPA 5 FAKULTAS TEKNIK MESIN DAN DIRGANTARA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
LUH PUTU DILLA WIDIASANTI XII IPA 6 SEKOLAH FARMASI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
SALMAN MUHAMMADDAR AL AZIZ SYAHBANI XII IPS 1 SEKOLAH BISNIS MANAJEMEN (SBM) INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
UNIVERSITAS PADJADJARAN (14 SISWA)
ALIF ANDIKA XII IPA 1 AGROBISNIS UNIVERSITAS PADJADJARAN
AMELIA RAHMADITA XII IPA 5 ILMU PETERNAKAN UNIVERSITAS PADJADJARAN
ISMA NADIFAH XII IPA 5 ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS PADJADJARAN
SALMA NURFAIZA AZIZAH XII IPA 6 AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS PADJADJARAN
ARNISA SELVI XII IPA 7 ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS PADJADJARAN
RIZKY AULIA RAMADHAN XII IPA 8 ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS PADJADJARAN
GHAIDA NUR HAFIZHAH XII IPA 8 AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS PADJADJARAN
HASYA AIMAN NADHIR XII IPS 2 ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN
ALIKA GHINA UTAMI XII IPS 2 ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN
FEIDANTY SALSABILAH XII IPS 2 EKONOMI PEMBANGUNAN UNIVERSITAS PADJADJARAN
NABILA ISHMA NURHABIBAH XII IPS 3 HUKUM UNIVERSITAS PADJADJARAN
NAJLAA SYIFA XII IPS 3 ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL UNIVERSITAS PADJADJARAN
MUHAMMAD ALFADIO FAUZIAN XII IPS 3 SASTRA INGGRIS UNIVERSITAS PADJADJARAN
ELSA KARTIKA WULANDARI XII IPS 1 ANTROPOLOGI UNIVERSITAS PADJADJARAN

 

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA (13 SISWA)
ELZA DWI MELIA WARDOYO XII IPA 2 PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
IHZA MAESSA CAHYADI  XII IPA 3  FISIKA  UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
AMALIA WEKA GANI  XII IPA 4 PENDIDIKAN FISIKA  UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
ALYA SUBEKTI  XII IPA 4 PENDDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
ROBBY IKHFA NULFATWA XII IPA 4 PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
TIFFANY AULIA FAUZIAH XII IPA 4 PSIKOLOGI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
ZAHRAH RUFAIDA XII IPA 4 KIMIA  UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
NABILA SHIDQIYYAH GUNAWAN XII IPA 7 PENDIDIKAN TEKNOLOGI AGRO INDUSTRI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
HASAN NAJIB INAYATULLOH XII IPS 1 MANAJEMEN  UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
AINAYA ELKARIMA FAUZIAH QOSIM XII IPS 1 BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
ANNISA EKA NUR ASTUTI XII IPS 3 PENDIDIKAN AKUNTANSI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
ERINA WIDIANTI PUTRI XII IPS 3  PENDIDIKAN MANAJEMEN PERKANTORAN  UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
MUTIA WULAN RAMDANI XII IPS 3  KEWIRAUSAHAAN  UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA KAMPUS TASIKMALAYA

 

INSTITUT PERTANIAN BOGOR (1 SISWA)
DIRA NUR AZZIZAH PRATIWI XII IPA 1  EKONOMI PEMBANGUNAN  INSTITUT PERTANIAN BOGOR
UNIVERSITAS BRAWIJAYA (1 SISWA)
MUHAMMAD RADITYA PRABAWA  XII IPS 3  EKONOMI PEMBANGUNAN  UNIVERSITAS BRAWIJAYA

 

UNIVERSITAS ANDALAS (1 SISWA)
ALBY DWINANDA PUTRA  XII IPA 4 PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS ANDALAS

Siswa Kelas XII SMAN 1 Bandung Doa Bersama Jelang Ujian

SMANSA Bandung – Siswa dan guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Bandung menggelar zikir dan do’a bersama jelang menghadapi berbagai ujian sekolah, baik Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) maupun Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Ratusan siswa bersama guru dan kepala sekolah berbaur dalam zikir dan doa yang bernuansa haru tersebut yang bertempat di Aula Bersatu SMANSA, Jumat (15/2/2019).

Rizky Hidayatullah, salah seorang murid kelas XII IPA 8 yang mengikuti zikir dan doa akbar mengatakan, zikir ini memberikan motivasi lebih agar nanti dapat mengikuti berbagai ujian, dan tidak kalah penting juga adalah kita terus berusaha agar mendapatkan hasil yang maksimal.

“Kami berbaur untuk berdoa dan berzikir bersama untuk meminta kepada Allah Swt agar kami diberikan kekuatan, kemudahan dan direstui saat mengikuti ujian-ujian ke depan nanti,” kata Rizky.

Hal serupa dikatakan Naufal Hilmi, bahwa zikir dan do’a bersama merupakan salah satu persiapan yang dilakukan oleh siswa dan pihak sekolah sebelum mengikuti berbagai ujian.

“Selain berzikir dan doa kami juga melakukan persiapan dengan belajar, pengayaan, serta satu kali simulasi USBN dan tiga kali simulasi UNBK yang dilaksanakan di sekolah,” kata Naufal.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bandung, Dadang Yani Zakariya mengatakan SMA itu melakukan zikir dan do’a bersama dan berbagai kegiatan lainnya sebagai persiapan jelang pelaksanaan USBN dan UNBK.

“Kami juga melakukan simulasi atau uji coba sebagai persiapan jelang pelaksanaan USBN dan UNBK oleh kelas dua belas, dan kami menargetkan kelulusan 100 persen bagi seluruh peserta ujian di sekolah ini,” katanya.

Siswa Kelas XII mengikuti doa bersama
Saling memaafkan antara Guru dan Siswa

Selain doa dan zikir bersama, dalam kegiatan ini diisi dengan tabligh akbar dan musofahah. Tabligh akbar yang diisi oleh Ustadz Dicky Rizky mengambil tema tentang “Dibalik Kesuksesan Dunia, harus Dibarengi dengan Kesuksesan Akhirat”.

DT Gelar Kegiatan “Aku Cinta Masjid” di SMAN 1 Bandung

SMANSA Bandung, – DT Peduli melakukan aksi bersih-bersih di SMAN 1 Bandung tepatnya di Masjid Al-Makmur, Selasa (12/03) pagi. Ada 6 orang anggota atau perwakilan dari DT Peduli yang mengikuti kegiatan ini dan ditambah Pengurus IKARIS SMAN 1 Bandung sekitar 40 siswa. DT Peduli adalah sebuah LEMBAGA AMIL ZAKAT NASIONAL dan merupakan Lembaga Nirlaba yang bergerak di bidang penghimpunan (FUNDRAISING) dan PENDAYAGUNAAN dana zakat, Infaq, shadaqah dan wakaf (ZISWA).

Menurut Dede Mulyawan, Penangung Jawab Tujuan dari program Cinta Masjid ini adalah mengembalikan peran dan fungsi masjid seperti masa Rasulullah Saw, jadi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah saja (ibadah Magdhoh) bisa sebagai pusat kegiatan sosial, ekonomi, pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan peserta yang terdiri dari siswa dan siswi membentuk kelompok kecil. Mereka menyebar ke beberapa tempat wudlu, kamar mandi dan toilet. Dinding dan lantai yang kotor, kran yang berkerak dan saluran pembuangan yang buntu dibersihkan semua. Beberapa kelompok ada yang menyapu dan mengepel lantai masjid, serta membersihkan pintu tempat ibadah ini dari debu.

“Bahagianya ada kegiatan bersih-bersih seperti ini. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Mudah-mudahan dengan lebih bersihnya masjid, siswa siswi SMAN 1 Bandung akan lebih khusyuk lagi dalam beribadah. Terlebih sekarang mendekati bulan suci Ramadhan,” ujar Ketua DKM Al-Makmur Pak Asep Tori

“Kegiatan bersih-bersih masjid merupakan salah satu agenda rutinan yang dilakukan oleh DT Peduli yang bertujuan agar generasi muda semakin cinta terhadap Masjid dan semakin terus bertaqwa kepada Allah Swt,” ujar Koordinator dari DT Peduli

Selain bersih-bersih masjid, DT Peduli menggelar seminar tentang pentingnya masjid dan bagaimana cara kita cinta terhadap masjid. Kegiatan seminar ini diikuti oleh seluruh siswa siswi kelas XI dan pengurus IKARIS yang bertempat di Aula Bersatu. Penting bagi umat muslim pada umumnya terkhusus siswa-siswi SMAN 1 Bandung bahwa kita harus mencintai masjid karena masjid merupakan tempat yang harus kita cintai sebagaimana kita cinta pada rumah kita sendiri. Oleh karena itu, perhatian kita kepada masjid harus selalu kita tingkatkan dari waktu ke waktu agar masjid tidak lagi merana seperti yang sekarang banyak terjadi. 

SMAN 1 Bandung Siap Terapkan SKS Tahun Pelajaran 2019/2020

SMANSA Bandung – Pembelajaran tingkat SMA memakai sistem Satuan Kredit Semester (SKS) telah sukses diterapkan di Kota Bandung, dimana ada empat SMA Negeri yang telah menerapkan SKS, yaitu SMAN 3, SMAN 5, SMAN 4 dan SMAN 10.

Kali ini giliran salah satu sekolah rujukan di Bandung yang menerapkan sistem SKS ini. Sekolah itu adalah, SMAN 1 Bandung. Tahun ini SMAN 1 Bandung siap menerapkan SKS karena sebagai konsekuensi sekolah rujukan.

Hari Jumat tanggal 8 Maret telah dilakukan Rapat Persiapan menghadapi SKS tahun pelajaran 2019/2020. Hal ini dilakukan mengingat keperluan yang diperlukan SKS sangat banyak. Seluruh civitas akademika SMAN 1 Bandung semuanya harus mempunyai rasa tanggung jawab dan percaya diri. Tidak hanya itu, kesiapan finansial dan sebagainya perlu dipertimbangkan juga.

Kegiatan tersebut diisi oleh tim instruktur provinsi terkait materi SKS. Eriyanto menyebutkan bahwa SKS bukan sistem yang mempersulit siswa dalam belajar, tetapi SKS memberikan wadah atau hak kepada peserta didik sesuai dengan kompetensinya.

Sistem SKS ini sangat berbeda dengan yang diterapkan pada perguruan tinggi. Dengan menggunakan SKS, siswa di ajarkan lebih banyak belajar secara mandiri. Damari menuturkan, sistem SKS ini sangat efektif bagi siswa untuk menguasai materi pembelajaran.

Dalam model pembelajaran SKS ini, masing-masing sekolah harus menggunakan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) yang disusun oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sekolah sebagai buku panduan dan bahan ajar untuk siswa.

Sedangkan jumlah SKS yang harus diselesaikan siswa bergantung pada jumlah UKBM di masing-masing mata pelajaran yang dikerjakan siswa.

“Jadi perhitungan satu SKS bukanlah satu UKBM atau satu Kompetensi Dasar pada mata pelajaran tertentu. Bisa juga, seperti Fisika yang punya enam UKBM pembahasan dan itu bisa beberapa kali pertemuan harus selesai. karena siswa harus benar-benar memahami, ” ungkapnya.

Lebih lanjut, setelah mampu memahami materi yang disampaikan buku panduan UKBM, siswa akan mengikuti tes pemahaman. Jika lulus harus mengikuti tes normative untuk mengikuti UKBM selanjutnya.

SMAN 1 Bandung Gelar Pameran Bertajuk Edukasi

BANDUNG, DISDIK JABAR – Pameran Edukasi bertajuk informatif berhasil digelar Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kota Bandung dalam kegiatan Edufair Smansa Kuliah Yuk bertempat di Aula Kampus, Rabu (6/2/2019). Adapun acara ini bertujuan untuk memberikan informasi dan sosialisasi mengenai SNMPTN, SBMPTN, dan Bidikmisi kepada orangtua siswa kelas XII di sekolah ini. 

Kepala Dinas Cabang Wilayah Kota Bandung, Husen menuturkan harapannya mengenai Edufair agar bisa bertahan di setiap tahunnya. ” Hal ini tentunya akan  memberikan informasi yang sangat bermanfaat bagi  orangtua sisiwa,” ujarnya dalam sambutan.

Lebih lanjut, Husen menyampaikan rasa bangga terhadap SMAN 1 telah berhasil menjadi salah satu sekolah yang cukup terkemuka di Kota Bandung dan bisa dijadikan model bagi sekolah-sekolah lain. Bahkan, ia pun memberikan apresiasinya terhadap acara Edufair yang telah mensosialisasikan informasi mengenai PTN.

Edufair mampu melibatkan orangtua untuk memberikan bimbingan kepada anaknga dalam menentukan pilihan ke peguruan tinggi. Terlebih dalam membina karakter setiap anak yang memiliki integritas tinggi.Tidak hanya mencetak anak-anak pintar tetapi juga melahirkan anak-anak yang memiliki nilai-nilai sopan santun. “Sehingga terciptalah siswa-siswa di Jawa Barat menjadi anak yang berilmu sekaligus berkarakter,” ujarnya.

Tidak hanya Husen, Kepala Divisi PSMA Yesa Sarwedi juga mengapresiasi acara pendidikan ini yang penuh denganmanfaat ini. Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama untuk membantu anak dalam memilih jurusan di PTN serta dapat melihat kemampuan ekonomi orang tua, pendaftaran beasiswa dan wawasan anak itu sendiri. “Selain itu, ada tiga hal yang harus dimiliki oleh anak-anak kita saat ini, diantaranya adalah Wawasan kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, dan kemampuan digital,” ujar Yesa sekaligus membuka acara SKY Smansa Kuliah Yuk.

Selanjutnya, Yesa turut mengatakan bahwa Pemprov Jabar akan memberikan beasiswa saat menuju jenjang pendidikan di S1 dan S2. “Maka dari itu manfaatkanlah waktu  ini dan bangunlah komunikasi antara orangtua, siswa, dan guru,” tuturnya.***

Tiga PTN di Jawa Barat Jadi Favorit Siswa SMAN 1 Bandung

BANDUNG, DISDIK JABAR – SMA Negeri 1 Kota Bandung telah berhasil melewati  tahap Pangkalan Pengisian Data Sekolah. Sebanyak 40 persen dari 360 siswa lolos verifikasi data untuk mendaftarkan diri ke Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri yang tersebar di Indonesia. Terdapat tiga universitas besar di Jawa Barat yang menjadi pilihan favorit siswa sekolah ini diantaranya, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran, dan Universitas Pendidikan Indonesia.

Guru Bimbingan dan Konseling SMAN 1 Bandung Fathul Ilmi, mengatakan bahwa tiga universitas itu memiliki angka yang tinggi berdasarkan peminatan dari peserta didik. “Kebanyakan anak-anak kami yang berdomisili di Bandung itu agak sungkan untuk mendaftarkan diri ke universitas di luar Kota Bandung,” ujar Ilmi saat diwawancarai, Rabu (6/2/2019).

Lebih lanjut, Ilmi menyebutkan peluang-peluang yang diberikan lebih luas. Tetapi, sekolah belum menemukan alasan yang telat mengenai siswa belum tertarik dengan universitas di luar Bandung. Namun, sekolah sudah membangun mental para siswa untuk siap menghadapi seleksi dari perguruan tinggi negeri agar tetap kuat untuk menerima hasil dengan berbagai kemungkinan.

Konsultasi yang telah berjalan jauh sebelum menginjak kelas 12 mengenai Perguruan Tinggi Negeri, guru-guru BK telah memberikan masukan dan arahan mengenai perguruan-perguruan tinggi yang dapat pilih usai lulus dari SMAN 1 Kota Bandung. Bahkan, dikelas 11 sekolah ini telah memberikan mata pelajaran mengenai Bimbingan Karir mengenai masa depan setiap siswa.

“Kami memetakan setiap keinginan siswa ingin melanjutkan sekolah ke universitas mana. Mulai dari jurusan yang paling banyak ingin dituju oleh sekolah,” kata Ilmu

Selain itu, sekolah juga mengadakan Edufair Smansa Kuliah Yuk (SKY) untuk memberikan informasi lebih lengkap mengenai dunia untuk mencapai jenjang yang lebih baik. “Mudah-mudahan dengan adanya Edufair ini siswa-siswa dapat lebih terbuka lagi wawasannya mengenai Perguruan Tinggi Negeri melalui stan-stan yang ada, pengetahuannya tidak mengerucut itu-itu aja,” katanya menutup.***

Sumber : disdik.jabarprov.go.id

Gerakan Literasi : Sekolah Jurnalistik

SMANSA Bandung – Bagi sebagian orang kegiatan menulis bisa jadi sangat sulit atau bahkan sangat mudah untuk dikerjakan. Begitu juga dengan menulis bentuk karangan jurnalistik. Pada prinsipnya menulis itu—baik bentuk jurnalistik atau sastra—sama; menuangkan ide/gagasan dengan menggunakan bahasa pada medium tulisan, hanya saja bentuknya yang berbeda. Jurnalistik lebih objektif sedangkan sastra lebih imajinatif.

Tapi dalam perkembangannya, kegiatan tulis-menulis terkadang diabaikan, padahal menuangkan gagasan pada sebuah tulisan merupakan cerminan peradaban masyarakat dalam kehidupan abad ini. Majunya sebuah masyarakat dapat dilihat dari berkembang tidaknya kegiatan literasi.

Harus disadari, kegiatan tulis-menulis di masyarakat Indonesia sangat minim. Hal ini disebabkan beberapa faktor di antaranya, minat baca masyarakat yang masih rendah, belum munculnya kesadaran akan pentingnya membaca dan menulis, serta fasilitas berupa taman baca atau perpustakaan umum, masih minim.

Namun kesadaran tidak akan tumbuh, jika tanpa dibiasakan. Kebiasaan tidak akan hadir jika tanpa pernah melihat dan mengalami. Maka cara untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menulis adalah dengan membiasakan diri untuk membaca kemudian menulis. Untuk menuju sebuah usaha tersebut, tentu perlu kerja keras. Baik itu dari masyarakat, komunitas, pemerintah, atau instansi pendidikan, dalam hal ini sekolah.

Sebagai sebuah instansi pendidikan, sekolah mempunyai peran dan tugas yang sangat penting dan vital dalam menyadarkan dan mengembangkan kegiatan membaca dan menulis. Hal ini kemudian menjadi dasar, beberapa siswa SMAN 1 Bandung yang tergabung dalam ektrakulikuler HIJI yang juga bekerjasama dengan pihak sekola, berinisiatif untuk menggelar kegiatan pelatihan jurnalistik. Kegiatan ini sendiri dilaksanakan dalam dua tahap, yang digelar di bulan September dan November. Pada tahap pertama (9 dan 27 September 2018), pelatihan difokuskan pada tataran tiori, yakni dasar-dasar Jurnalistik, dengan narasumber Boy Fadzri dari FIKOM UNPAD dan penulisan artikel, dengan narasumber Ahmad Mualif dari Majalah SORA. Acara ini sendiri diikuti oleh siswa kelas X, XI, dan XII.

Ketua dan Wakil ketua OSIS SMAN 1 BANDUNG periode 2018-2019

Sebanyak 1.050 siswa SMAN 1 Bandung bergiliran memasuki Aula Bersatu SMAN 1 Bandung. Hal tersebut dilakukan untuk memilih ketua dan wakil ketua OSIS periode 2018-2019. Kegiatan pemilihan sendiri selesai pada pukul 13. 00 WIB dan dilanjutkan dengan penghitungan suara yang selesai pada pukul 15.30 WIB. Setelah penghitungan selesai, MPK SMAN 1 Bandung selaku penyelenggara menetapkan pasangan nomor urut 1 atas nama Muhammad Rendi Ghaniy dan Azkia Nadila sebagai ketua dan wakil ketua OSIS SMAN 1 Bandung periode 2018-2019 (Tim WEB).

SMAN 1 Bandung mencintai Indonesia dengan Pendidikan Pramuka dan Bela Negara

Kamis pagi, 19 Juli 2018, Kota Bandung tidak seperti pagi sebelumnya, udara terasa dingin. Beberapa orang tampak gigil, dengan jaket tebal ditubuhnya serta kupluk dikepalanya. Memang beberapa hari ini Bandung seakan dipeluk halimun. Matahari juga seakan telat bangun. Namun keadaan tersebut tidak menjadi bendungan atau halangan siswa baru SMAN 1 Bandung untuk kembali melakukan aktivitas. Meski kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sudah selesai. Namun siswa baru harus dikenalkan juga dengan kegiatan Pendidikan Pramuka dan Bela Negara. Kegiatan tersebut berlangsung di Pusdikjas TNI AD Cimahi. Perjalanan pun dimulai.

Untuk menuju ke pemusatan pendidikan di Jalan Pasir Kumeli No.65, Baros, Cimahi Tengah, Kota Cimahi, kami menggunakan truk. Menuju ketempat tersebut cukup mudah, selain jarak tempuh yang dekat, hampir tidak ada rintangan dalam perjalan menuju ke sana. Setidaknya dari kampus SMAN 1 Bandung sampai ke sana hanya membutuhkan waktu satu jam saja.

Setibanya di sana, kami berkumpul di lapangan untuk mengikuti upacara pembukaan. Udara tidak sedingin tadi, sinar matahari mulai meraba tubuh kami. Terasa ngahat. Pukul 08.30 upacara pembukaan dimulai. Hidmat. Tak ada keluh, meski matahari mulai mencakar tubuh kami. Pembukaan kegiatan ini sendiri dibuka langsung oleh kepala SMAN 1 Bandung, Pak Dadang Yani Zakaria. Beliau menitip pesan agar kegiatan ini diikuti dengan sebaik-baiknya sehingga bisa menambah wawasan tentang kebangsaan dan menumbuhkan serta menguatkan rasa cinta terhadap Tanah Air Indonesia. Upacara pembukaan selesai, kami langsung menuju barak masing-masing untuk menyiapkan acara selanjutnya.

Siang itu, di Pusdikjas kami berkumpul kembali dalam balutan pakaian lapangan. Kami berlatih PBB dan TUM. Latihan ini langsung dipimpin para pelatih dari Pusdikjas. Meski panas terasa menyengat, tapi pelatihan ini cukup mengasikan, pelatihan ini juga diiring dengan nyanyi-nyanyi. Pada hari pertama pematerian Bela Negara bukan hanya PPB saja, tapi juga diberikan materi Bimsuh (Mitigasi) bencana alam dan juga wawasan kebangsaan.

Pada hari kedua, jumat 20 Juli 2018 kami memulai Bela Negara dengan materi Dasar Kepemimpinan, Proxywar dan Radikalisme. Selain materi yang berpusat dari para pelatih Pusdikjas, kami juga dibekali materi tentang Pendidikan Kepramukaan.

Sabtu, 21 Juli 2018 menjadi rangkaian acara puncak kegiatan Pendidikan Pramuka dan Bela Negara. Namun sebelum penutupan acara kami diberikan materi outbond dan gladi penutupan. Kegiatan ini sendiri ditutup pada pukul 15.30. Setelah penutupan. Kami langsung pulang. Tiga hari kami ditempa dengan Pedidikan Pramuka dan Bela Negara. Meski hanya tiga hari, tapi banyak hal didapat untuk mencintai bangsa ini.

Keluarga Sadar Hukum dan Tata Tertib Berlalulintas jadi materi MPLS hari ke 2 di SMAN 1 Bandung

Selasa, 17 Juli 2018, menjadi hari ke-2 kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) di SMAN 1 Bandung. Pada hari ke-2, seluruh siswa dikenalkan dengan berbagai ekskul yang ada di SMAN 1 Bandung. Adapun pengenalan yang dilakukan adalah dengan cara demo. Tentu menjadi menarik ketika berbagai ekskul menampilkan beragam kekhasannya. Di antara eksukl yang tampil hari ini adalah Roda Angin, Tech-1, KIR, Hiji, PMR, English Club, Paskibra, dan Badminton.

Selain menampilkan demo ekskul, MPLS hari kedua diisi juga dengan materi Keluarga Sadar Hukum dan Tata Tertib Berlalulintas, yang diisi langsung oleh kepolisian (TIM WEB).