Tiga PTN di Jawa Barat Jadi Favorit Siswa SMAN 1 Bandung

BANDUNG, DISDIK JABAR – SMA Negeri 1 Kota Bandung telah berhasil melewati  tahap Pangkalan Pengisian Data Sekolah. Sebanyak 40 persen dari 360 siswa lolos verifikasi data untuk mendaftarkan diri ke Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri yang tersebar di Indonesia. Terdapat tiga universitas besar di Jawa Barat yang menjadi pilihan favorit siswa sekolah ini diantaranya, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran, dan Universitas Pendidikan Indonesia.

Guru Bimbingan dan Konseling SMAN 1 Bandung Fathul Ilmi, mengatakan bahwa tiga universitas itu memiliki angka yang tinggi berdasarkan peminatan dari peserta didik. “Kebanyakan anak-anak kami yang berdomisili di Bandung itu agak sungkan untuk mendaftarkan diri ke universitas di luar Kota Bandung,” ujar Ilmi saat diwawancarai, Rabu (6/2/2019).

Lebih lanjut, Ilmi menyebutkan peluang-peluang yang diberikan lebih luas. Tetapi, sekolah belum menemukan alasan yang telat mengenai siswa belum tertarik dengan universitas di luar Bandung. Namun, sekolah sudah membangun mental para siswa untuk siap menghadapi seleksi dari perguruan tinggi negeri agar tetap kuat untuk menerima hasil dengan berbagai kemungkinan.

Konsultasi yang telah berjalan jauh sebelum menginjak kelas 12 mengenai Perguruan Tinggi Negeri, guru-guru BK telah memberikan masukan dan arahan mengenai perguruan-perguruan tinggi yang dapat pilih usai lulus dari SMAN 1 Kota Bandung. Bahkan, dikelas 11 sekolah ini telah memberikan mata pelajaran mengenai Bimbingan Karir mengenai masa depan setiap siswa.

“Kami memetakan setiap keinginan siswa ingin melanjutkan sekolah ke universitas mana. Mulai dari jurusan yang paling banyak ingin dituju oleh sekolah,” kata Ilmu

Selain itu, sekolah juga mengadakan Edufair Smansa Kuliah Yuk (SKY) untuk memberikan informasi lebih lengkap mengenai dunia untuk mencapai jenjang yang lebih baik. “Mudah-mudahan dengan adanya Edufair ini siswa-siswa dapat lebih terbuka lagi wawasannya mengenai Perguruan Tinggi Negeri melalui stan-stan yang ada, pengetahuannya tidak mengerucut itu-itu aja,” katanya menutup.***

Sumber : disdik.jabarprov.go.id