Siswa XII SMAN 1 Bandung Kenali Universitas Indonesia

SMANSA Bandung, – Tidak sedikit jumlah mahasiswa yang kuliah di jurusan yang bukan minatnya, namun mereka “terpaksa” duduk di bangku kuliah sampai selesai dengan beberapa alasan yang sulit di deskripsikan. Dilema memilih jurusan menjadi momok tersendiri bagi siswa SMA ketika hendak lulus sekolah. Kebanyakan dari mereka tidak memiliki gambaran akan jurusan yang akan dituju karena kurangnya informasi tentang kampus dan berbagai jurusan didalamnya. Alhasil, siswa akan terpencar, ada yang ikut-ikutan, ada yang ikut kemauan orang tua, dan ada yang ikut tren kebanyakan orang.

Salah satu kompetensi dasar peserta di di k kelas XII adalah mampu membuat keputusan karir secara tepat. Informasi karir termasuk komponen utama dalam meningkatkan keyakinan pada proses membuat keputusan karir. Hal itu dapat difasilitasi melalui kegiatan Visiting Campus “SMANSA THE NEXT UI GENERATION”. Kegiatan tersebut bertujuan agar peserta didik memperoleh informasi perguruan tinggi, info fakultas/jurusan, iklim perkuliahan, dan jalur masuk perguruan tinggi yang dapat meningkatkan motivasi peserta didik agar semakin bersemangat berjuang dan mewujudkan impian karirnya.

SMA Negeri 1 Bandung melaksanakan kegiatan Goes to Campus Universitas Indonesia (28/11/2019). Rangkaian kegiatan ini antara lain pengenalan PMB/ SIMAK UI, pengenalan profil UI, perpustakaan UI dan Program Studi yang ada di UI. Selain itu juga, kegiatan ini didukung oleh para alumni yang tengah kuliah di UI untuk sharing terkait living cost daerah kampus UI. (RR)

SMAN 1 Bandung sebagai Sekolah Berbasis TIK pada Anugerah Atikan JABAR 2019

SMANSA Bandung, – Untuk mewujudkan layanan pendidikan bermutu, mudah diakses, dan terjangkau bagi semua, SMA Negeri 1 Bandung membangun sebuah sekolah berbasis TIK dalam sebagai wujud penerapan visi dan misi SMA Negeri 1 Bandung yaitu menerapkan sekolah berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). SMA Negeri 1 Bandung terus berbenah diri guna tercapainya sekolah yang Menerapkan Digital Smart School, Dalam penerapan Digital Smart School SMA Negeri 1 Bandung penerapannya melalui tiga hal yaitu menerapkan e-learning dan UKBM digital, menerapkan bimbingan dan konseling berbasis TIK dan menerapkan pelayanan administrasi digital.

Kepala SMA Negeri 1 Bandung sangat paham betul terhadap perkembangan abad 21 yang mana sekolah dituntut untuk menyesuaikan perkembangan zaman dan ekosistem pembelajaran yang berbeda. “Saya mengetahui betul masalah kebutuhan sekolah dalam perkembangan abad 21 ini” Ujar Kepala Sekolah SMAN 1 Bandung

Saat ini, tahun 2019 SMA Negeri 1 Bandung dalam penerapan sekolah berbasis TIK telah mencapai sekitar 90% dengan penerapan pembelajaran secara digital dengan adanya LMS dan Ujian Online (CBT) juga dengan adanya sistem administrasi lainnya. Kami mempunyai target pada tahun 2021 100% telah menerapkan sekolah berbasis TIK sebagai sekolah percontohan Digital Smart School di Indonesia.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menggelar kompetisi Anugerah Atikan Jabar 2019 dengan mengusung Karya Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan se-Jawa Barat pada tanggal 20-22 November 2019 di Grand Hotel Lembang Bandung Barat. Indonesia merupakan negara dengan Sumber Daya Alam (SDA) berlimpah. Kekayaan yang dimiliki Bangsa Indonesia akan terus berkurang dan cenderung dimanfaatkan pihak-pihak lain (asing) bila tidak diimbangi oleh daya saing anak bangsa. Berdasarkan fenomena di atas, perlu dilakukan upaya-upaya untuk menumbuhkembangkan peran serta masyarakat dalam menanggulangi permasalahan yang ada. Untuk itu, perlu diselenggarakan kegiatan Lomba Karya “ANUGERAH ATIKAN JABAR” dengan tema “Inovasi Teknologi dalam Pembelajaran di era Industri 4.0”. Salah satu mata lomba yang dilombakan adalah Sekolah Berbasis TIK.

Alhamdulillah, dalam Anugerah Atikan JABAR 2019 SMA Negeri 1 Bandung menperoleh Juara 1 sebagai Sekolah Berbasis TIK. Mata Lomba Sekolah Berbasis TIK ini diikuti oleh 6 finalis yang telah lulus pada tahap proposal atau dokumen lomba dari 20 sekolah yang mendaftar. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana para pemangku kepentingan (stakeholders) pendidikan saling bertukar pikir, asah, asih dan asuh untuk bersama memikirkan masa depan bangsa melalui pendidikan. Selain itu, lewat kegiatan ini stakeholders pendidikan dapat saling berkompetisi secara obyektif dan ilmiah untuk terus menelurkan ide-ide inovatif  bagi kemajuan Bangsa dan Negara. (RR)

Atalia (Bu Cinta) Sosialisasikan Program BKKBN Jabar pada Anak SMA di SMAN 1 Bandung

BANDUNG – Ketua Jabar Bergerak Atalia Praratya Kamil atau akrab dipanggil Bu Cinta menjadi pembicara dalam acara sosialisasi program BKKBN Jabar yang dikemas dalam Generasi Muda Berencana Bergerak Untuk Jawa Barat, Menuju Generasi Unggul 4.0, yang digelar BKKBN Jabar di Aula SMAN 1 Bandung, Rabu (20/11/2019). Dalam wejangannya, Atalia berpesan kepada perwakilan siswa dari 70 SMA SMK se-Bandung Raya, tentang tiga hal yang penting diperhatikan para remaja generasi milenial itu.

“Tetap ingat tentang tiga hal ya? Apa itu? Jauhi narkoba, tidak seks bebas, dan hindari pernikahan dini” ujar Atalia sambil berinteraksi dengan para siswa dan membagikan hadiah bagi yang mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkannya.

Atalia menjelaskan ketiga hal itu yang akan menutup masa depan dan cita-cita generasi muda saat ini.

“Sedangkan kata Mark Zuckerberg sang pendiri facebook, orang yang miskin itu bukan yang tidak memiliki harta tetapi mereka yang tidak memiliki impian dan cita-cita” ungkapnya.

Atalia memotivasi anak-anak untuk terus memiliki cita-cita. Cita-cita yang tidak hanya mengubah dirinya sendiri tetapi mampu mengubah dunia. Acara dihadiri selain oleh komunitas Jabar Bergerak juga ketua BKKBN Jabar Sukarso Teguh Saroso dan Kepala Sekolah SMA N 1 Bandung sebagai tuan rumah Dadang Yani Z. (Pun)

Sumber: https://jabarprov.go.id/index.php/news/35262/2019/11/20/Atalia-Titip-Tiga-Hal-Pada-Anak-SMA

Revonelution 2019 “Color Run-Nya Anak SMANSA”

SMANSA Bandung, – Salah satu bentuk Gerakan Indonesia Sehat terutama siswa-siswi SMA Negeri 1 Bandung adalah dengan diadakannya kegiatan The Color Run Revonelution 2019 di SMA Negeri 1 Bandung pada hari Minggu (10/11/2019). Gerakan Indonesia Sehat yaitu mendorong masyarakat Indonesia, terutama generasi milenial untuk mengadopsi gaya hidup sehat, salah satunya melalui ajang olahraga lari. Kegiatan ini diikuti pula oleh berbagai kalangan masyarakat baik anak-anak maupun dewasa. Selain itu, kegiatan ini sebagai penerapan pendidikan karakter di sekolah menengah yang melibatkan siswa dalam kegiatan sosial secara langsung. Hal itulah yang ditunjukkan oleh SMA Negeri 1 Bandung yang menggelar Color Run 5K, yakni kegiatan lari sekaligus kegiatan-kegiatan kesehatan lainnya.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (10/11/2019) itu diikuti 300 peserta. Bekerjasama dengan dengan PMI dan lembaga lainnya, ini merupakan acara color run perdana pada kegiatan Revonelution 2019 yang ke depan sebagai kegiatan tahunan sekolah.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bandung, Drs Dadang Yani Zakaria, menuturkan bahwa Revonelution 2019 adalah kegiatan perdana dan kedepan kita akan melanjutkan kegiatan yang baik ini demi kelangsungan kebutuhan jasmani kita bersama. Kegiatan ini pula tujuannya untuk membentuk pribadi pelajar akan nilai-nilai kepemimpinan, kerja sama, sikap saling menolong, mampu berpikir kritis, kreatif, pantang menyerah, rela berkorban, serta saling menghargai.

“Buah pendidikan itu kan sebetulnya tidak cuma mencetak siswa atau siswi berprestasi secara akademik, tapi juga membangun karakternya yang baik dan berbudi luhur. Ada lima nilai yang berasal dari kata BERSATU yang ingin kami tanamkan kepada mereka di sini, yaitu berilmu, santun, agamis, tekun dan unggul.

Ketua Panitia Revonelution 2019, Azkia Nadila, yang saat ini duduk di kelas XII IPA 6, mengatakan bahwa berbagi dalam momen lari merupakan sebuah wadah untuk satu sama lain bisa menolong sesama. Menurut dia, banyak orang ingin menolong sesama, namun terhalang oleh satu dan lain hal. “Cara ini (Color Run) berupaya menciptakan momen kita bersama-sama dapat bersenang-senang dalam lari tapi sekaligus bisa membantu sesama yang membutuhkan tanpa membedakan asal-usul kita,” kata Azkia. Kegiatan Revonelution 2019 tidak hanya menggelar color run saja namun diisi pula dengan kegiatan yang lainnya, seperti kegiatan music performance, bazar, cek kesehatan, cek biopolar, cek mental dan juga berbagai doorprize bagi peserta maupun pengunjung yang beruntung, ujar Azkia.

BALINOSA 2019 SMAN 1 Bandung Kali ini Pecah! Plh. Gubernur JABAR Hadir…

SMANSA Bandung, – Kegiatan Bazar Literasi November Satu atau yang lebih dikenal dengan “BALINOSA” diadakan oleh SMA Negeri 1 Bandung. Melihat keadaan di era yang serba modern ini, antusiasme peserta didik khususnya remaja untuk membaca buku, kian hari kian berkurang. Tentunya hal ini sangat memprihatinkan, karena remaja yang nantinya akan menjadi generasi penerus bangsa, harusnya lebih memperbanyak menimba ilmu, salah satunya dengan membaca

Maka dari itu SMA Negeri 1 Bandung berinisiatif untuk mengadakan sebuah kegiatan yang tentunya dapat mendorong peserta didik agar mau membaca. Kegiatan tersebut di beri nama ‘BALINOSA’. Kegiatan ini tentunya diadakan dengan tujuan mengingatkan para siswa dan siswi sebagai peserta didik supaya lebih meningkatkan budaya membaca bukunya, baik buku pelajaran ataupun buku lainnya. Melalui kegiatan ini di harapkan peserta didik termotivasi untuk lebih banyak lagi membaca buku.

Disamping itu, Kegiatan ini tidak hanya terpaku pada literasinya, juga diadakan kegiatan berbagai perlombaan termasuk bazaar, mendekorasi stand bazar dan pentas musik. Kegiatan bazar melatih para peserta didik untuk memiliki jiwa kewirausahaan, dan berani untuk mempromosikannya. kegiatan ini dilakukan di lapang SMAN 1 Bandung. Yang menarik pada Balinosa kali ini setiap stand bazar memakai mesin S-Pay untuk proses pembayarannya sebagai upaya sekolah yang berbasis TIK.

S-Pay (Smart Mobile Payment)

S-Pay (Smart Mobile Payment) adalah perangkat pembayaran instant yang dapat memudahkan Anda bertransaksi. BALINOSA didukung dengan kehadirannya S-Pay dari alumni SMAN 1 Bandung. S-Pay dengan merek GTA oleh PT Gema Transpaltindo Abadi dan Boarding Labs sebagai perusahaan POS aplikasi kasir.

Balinosa 2019 juga dihadiri oleh Pelaksana Harian (Plh.) Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dalam rangka deklarasi Program Sekolah Ramah Anak (SRA), Sekolah Berintegritas dan Sekolah Berbasis Teknologi Infromasi Komunikasi (SeBaTIK). Pada pendeklarasian SeBaTIK, Dadang menyatakan, dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang pesat, sekolah harus mampu beradaptasi dan mengadopsi kemajuan tersebut guna menunjang pembelajaran di sekolah. Hal itu dibuktikan dengan diluncurkannya Tablet Cinta (creativity, integrity, and digital access).

Selain kegiatan di atas, BALINOSA kali ini mendatangkan Bahureksa untuk menambah kemeriahan dan diakhiri dengan keseruan bersama (RR)

Forsalim SMAN 1 Banjar Jalin Silaturahmi dengan IKARIS SMAN 1 Bandung

SMANSA Bandung, – SMA Negeri 1 Bandung menerima tamu dari Forsalim SMA Negeri 1 Banjar dalam rangka menjalin silaturahmi dan diskusi bersama terkait dengan ekstrakurikuler kegamaan sekolah yaitu IKARIS SMAN 1 Bandung dan Forsalim SMAN 1 Banjar. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, (28/07/2019). “Kegiatan studi banding ini merupakan bagian dari hak beswan KAF 7, dimana beswan KAF 7 seperti mentoring, pelatihan dan studi banding ini” Ujar Bayu Ketua Forsalim

FORSALIM merupakan organisasi Alumni Pengurus dan Anggota IRM-MU (Ikatan Remaja Masjid – Manba’ul Ulum) SMAN 1 Banjar yang dibentuk pada 25 Oktober 2006, bertepatan dengan 3 Syawal 1427 H. Latar Belakang dibentuknya Organisasi ini adalah untuk  menghimpun kembali  para alumni  IRM-MU SMAN 1 Banjar yang tersebar di berbagai daerah, agar dapat kembali mengikatkan tali silaturahim antar  sesamanya, sekaligus mengorganisir berbagai kegiatan yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi almamater IRM-MU khususnya serta SMAN 1 Banjar pada umumnya.

Berbagai rangkaian kegiatan studi banding yang dilakukan oleh Forsalim SMAN 1 Banjar merupakan suatu bentuk dalam mempelajari organisasi-organisasi keislaman yang hebat khususnya di Kota Bandung. Salah satunya adalah IKARIS SMAN 1 Bandung. Kota Bandung memiliki berbagai macam organisasi profesional yang layak dijadikan barometer bagi organisasi-organisasi di daerah lainnya, mulai  dari tingkat  Sekolah hingga Universitas, bahkan organisasi sosial dan dakwah lainnya di luar lingkungan akademik, yang telah tercatat mampu memberikan kontribusi yang nyata di lingkungan masyarakat.

Kegiatan studi banding ini diikuti oleh 14 beswan KAF 7, 13 pendamping yang merupakan anggota dari Forsalim itu sendiri, dan juga 1 pembimbing yang merupakan guru PAI sekaligus pembina Rohis SMAN 1 Banjar. Studi Banding ke SMAN 1 Bandung merupakan salah satu rangkaian dari kunjungan-kunjungan yang lainnya. “Sebelumnya kami telah mengunjungi organisasi-organisasi kemahasiswaan seperti BEM REMA UPI, PAS ITB dan sebagainya” Ujar Rizal Ketua Pelaksana Studi Banding Forsalim.

Kegiatan Forsalim ini sangat didukung oleh pihak sekolah karena ini merupakan kegiatan yang sangat positif dan kepala SMA Negeri 1 Banjar justru sangat berterimakasih terhadap Forsalim yang telah membantu adik-adiknya dalam menyelesaikan pendidikan di SMA yaitu dengan adanya Beasiswa KAF. Pak Muhib sebagai pembimbing Forsalim mengatakan bahwa ini merupakan “kegiatan yang sangat didukung oleh sekolah dan sekolah sangat bersyukur masih ada alumni yang berpartisipasi dalam kegiatan sekolah secara langsung terutama kegiatan keagamaan”. (RR)

Vania Siswa SMAN 1 Bandung mengikuti Pertukaran Pelajar Australia-Indonesia tahun 2019

Vania Nanda Fitri kelas XI IPA 2 siswa SMA Negeri 1 Bandung mengikuti pertukaran pelajar Australia-Indonesia tahun 2019.

Bertukar budaya bukan hanya urusan saat pelesir, tapi juga edukasi. Lewat student exchange atau pertukaran pelajar, misalnya, berbagi budaya menjadi warna dalam menimba ilmu.

Manfaat yang dapat dirasakan siswa Indonesia adalah melatih kemampuan berbahasa Inggris. Bahasa Inggris mutlak menjadi alat dalam skup pergaulan lebih luas, yaitu dunia internasional.

Panitia PPDB SMAN 1 Bandung Gelar Rapat Persiapan PPDB 2019

SMANSA Bandung, – SMA Negeri 1 Bandung akan mengadakan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 di Ruang Guru SMA Negeri 1 Bandung Jalan Ir H Juanda No. 93 pada Rabu, (08/5/2019). Rapat tersebut membahas PPDB 2019 yang telah di sosialisasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Rapat tersebut mengundang seluruh panitia penyelanggara PPDB SMA Negeri 1 Bandung, antara lain  Kepala Sekolah, seluruh Wakasek dan Dewan Guru maupun TU yang diberikan amanah dalam penyelenggaraan PPDB 2019

Dalam rapat tersebut, kepala sekolah menjelaskan secara detail terkait hasil dari sosialisasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat terhadap kepala sekolah SMA/SMK/MA seluruh Jawa Barat. Kepala Sekolah berpesan agar dalam penyelenggaraan PPDB SMA Negeri 1 Bandung berjalan dengan lancar dan tidak ada insiden yang serius yang akan merusak citra sekolah.

Melihat keberhasilan PPDB 2018, Wahria sebagai ketua pelaksana dalam PPDB 2019 juga berpesan agar PPDB 2019 lebih meningkat dan lebih kondusif lagi. Semoga tidak ada masalah yang serius seperti halnya tahun kemarin. Biasanya masalah yang datang terkait dengan sistem zonasi atau jalur prestasi non akademik yang akan membludak dari calon peserta didik. Namun hal itu dapat diatasi apabila seluruh panitia penyelenggara PPDB 2019 SMA Negeri 1 Bandung dapat bertanggung jawab dan bekerja sesuai dengan tupoksinya. (RR)

Keputrian IKARIS SMANSA gelar DIARI’16 undang Larissa Chou

SMANSA Bandung, – Mengusung tema “Sang Puan di Penghujung Kala”, gelaran DIARI (Dialog Interaktif antar Remaja Putri Islam) ke-16 ini disambut dengan antusiasme para pelajar muslimah se-Bandung Raya. Dengan pembawaan materi oleh Teh Febrianti Almeera yang sangat membakar semangat untuk para muslimah, juga talkshow menyentuh hati oleh Teh Larissa Chou, acara ini berhasil merebut hati para peserta yang hadir.

Dimulai dengan registrasi ulang yang dimulai pada pukul 08.00, para peserta satu persatu bermunculan memenuhi Aula SMA Negeri 1 Bandung. Sekitar 150 peserta didominasi oleh pelajar tingkat menengah atas (SMA), maupun menengah kejuruan (SMK). Namun cukup banyak juga peserta yang hadir merupakan mahasiswi, juga alumni yang sudah mulai bekerja.

Para peserta sangat senang dengan diadakannya acara seperti ini, terkhusus DIARI ini merupakan acara keputrian dimana seluruh pesertanya adalah akhwat. Mereka memberikan respon positif, bahkan ada yang berkata akan sangat rugi jika tidak mengikuti acara ini.

“Rugi banget nih teman-teman aku yang gak ikut acara ini”, ucap salah satu peserta.

Bagaimana tidak, dengan mengikuti acara ini mereka mendapatkan ilmu yang bermanfaat, teman-teman shaliha, juga merchandise seperti totebag, produk Wardah juga produk Sosro, dan doorprize yang tak kalah menarik dari Export dan Rabbani.

“Acaranya sangat inspirasional, sangat berkesan. Apalagi tote bag dan doorprize nya yang sangat menarik”, ucap Siti dari SMAN 15 Bandung.

DIARI’16 ini berjalan cukup sukses, dengan mendatangkan dua pemateri tersohor di bidangnya masing-masing. Dengan arahan dan bimbingan dari ketua pelaksana, Fathimah Afra, sekitar 40 orang panitia inti (akhwat) mampu menjalankan tugas mereka dengan baik. Adapun di hari-hari menjelang pelaksanaannya, sekitar 20 ikhwan membantu menjadi panitia secara sukarela.

Meskipun tidak sedikit halangan, cobaan, dan rintangan yang datang, dengan kebersamaan semua terasa ringan untuk dilalui. Sungguh, untuk melaksanakan suatu acara besar seperti DIARI ini tidaklah mudah. Namun ketika semua diniatkan lillahi ta’ala, insya Allah akan selalu Allah mudahkan. Panitia sangat bersyukur dengan terlaksananya proker tahunan Divisi Keputrian IKARIS ini. Dan panitia sangat berharap, dengan dilaksanakannya acara ini mampu memberikan manfaat yang baik bagi para peserta, khusunya para muslimah agar dapat termotivasi untuk lebih memperbaiki dirinya demi menyongsong dalam fase kebangkitan islam. Juga berharap, kedepannya akan lebih banyak acara yang positif seperti ini di kalangan remaja muslim. (RA)