SMANSA Gelar Pelatihan IOT (Internet of Things)

SMANSA Bandung, – Dalam menyongsong revolusi industri 4.0 dalam dunia pendidikan dan juga dalam rangka meningkatkan kompetensi peserta didik bidang teknologi, SMA Negeri 1 Bandung menggelar pelatihan IoT (Internet of Things) pada 21-22 Februari 2020 di Ruang Multimedia dan Lab Komputer.

Internet of Things merupakan salah satu ilmu dasar dalam pengembangan otomatisasi di segala bidang, hal ini adalah bagian dari konsep revolusi industri 4.0. Dan upaya yang dilakukan sekolah untuk mendukung program tersebut adalah dengan mengadakan pelatihan.

IoT atau Internet of Things, memiliki dampak besar bagi seluruh kehidupan, termasuk juga untuk pendidikan. Penggunaan IoT semakin hari semakin banyak salah satunya dimanfaatkan untuk dunia pendidikan.”

Penggunaan IoT semakin hari semakin banyak salah satunya dimanfaatkan untuk dunia pendidikan. Internet sudah menjadi hal yang lumrah untuk saat ini. Jika ada yang bilang internet untuk apa, maka IoT bisa menjadi jawaban cerdas untuk menampik pertanyaan tersebut. IoT sejatinya dapat dimanfaat untuk banyak hal tidak hanya dalam dunia pendidikan namun dapat menyeluruh kesetiap bidang kehidupan manusia.

Dalam dunia pendidikan, IoT dapat dimanfaatkan baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan, keamanan siswa, efisiensi waktu, dan masih banyak hal yang dapat dilakukan dari menggunakan IoT untuk keperluan dunia pendidikan. Seperti apa pemanfaat IoT dalam dunia pendidikan, akan kami jabarkan untuk detailnya di dalam artikel ini.

Di SMA Negeri 1 Bandung tersendiri IoT sudah dapat dirasakan manfaatnya. Dengan adanya absensi digital, smoke detector di toilet dan adanya sistem penggerak pintu dan lampu yang dapat dioperasikan melalui smartphone berbasis android. Pelatihan ini diharapkan menjadi sebuah awal pemanfaatan teknologi dalam hal positif yang dapat dimanfaatkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas. (RR)

Alumni Berperan Penting dalam Pembangunan Sekolah

BANDUNG, DISDIK JABAR – Peresmian Ruang Multimedia 88 dan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Ma’mur yang baru saja dilaksanakan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bandung tak lepas dari peran alumni sekolah.

Kepala SMAN 1 Bandung, Dadang Yani Zakaria mengatakan, seluruh kegiatan yang ada di sekolah selalu melibatkan alumni. “Kami memberi ruang bagi mereka untuk berkiprah dan berkontribusi di dalamnya,” ujar Dadang.

Secara khusus, kata Dadang, pembangunan dua fasilitas sekolah tersebut merupakan bantuan alumni SMAN 1 Bandung angkatan 1988. Guna mengapresiasi niat baik itu, ruangan ini pun dinamakan “Ruang Multimedia 88”.

Hal tersebut, menurut Dadang, bisa memberikan pembelajaran pada siswa untuk tetap mencintai almamater setelah lulus nanti. “Tatkala Ananda berhasil, jangan pernah lupa pada almamater. Minimal, jaga nama baik sekolah,” imbaunya.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Dewi Sartika mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, sinergitas alumni dan sekolah memang diperlukan demi membangun kualitas pendidikan di sekolah. “Semua harus sama-sama mendorong peserta didik untuk menjadikan SMA yang bermutu dan terbaik bagi Jabar,” ujarnya.

Dengan adanya ruangan multimedia ini, Kadisdik berharap siswa mampu memanfaatkan sebaik-baiknya fasilitas tersebut. “Kita harus pandai melihat situasi, ada banyak pekerjaan yang telah terdisrupsi. Sekolah harus membekali siswa agar ketika lulus nanti, mereka sudah memiliki kompetensi,” pungkasnya.***

Sumber: http://disdik.jabarprov.go.id/news/1924/alumni-berperan-penting-dalam-pembangunan-sekolah-

Bekali Siswa Hadapi Kemajuan Teknologi, SMAN 1 Bandung Resmikan Ruang Multimedia’88

BANDUNG, DISDIK JABAR – Demi menunjang pembelajaran di era revolusi industri 4.0 saat ini, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bandung meresmikan Ruang Multimedia 88. Peresmian dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Dewi Sartika di Kampus SMAN 1 Bandung, Jln. Ir. H. Juanda No. 93, Kota Bandung, Rabu (29/1/2020).

Kadisdik menegaskan, sekolah harus berperan untuk bisa mengantarkan siswa menghadapi perubahan zaman. Dengan adanya ruangan multimedia ini, diharapkan siswa mampu memanfaatkan sebaik-baiknya fasilitas tersebut. “Kita harus pandai melihat situasi. Ada banyak pekerjaan yang telah terdisrupsi. Sekolah harus membekali siswa agar ketika lulus nanti, mereka sudah memiliki kompetensi,” tuturnya.

Kadisdik pun mengapresiasi seluruh guru dan tenaga pendidik yang ada di SMAN 1 Bandung, tak terkecuali komite dan pengawas sekolah. “Semua harus sama-sama mendorong peserta didik untuk menjadikan SMA yang bermutu dan terbaik bagi Jabar,” ucapnya.

Ia pun mengajak seluruh sekolah di Jabar untuk terus mengembangkan kualitas pendidikan di lingkungannya. Baik dengan mempertahankan prestasi yang telah diraih maupun membuat program inovatif.

Wakil Kepala SMAN 1 Bandung Bidang Kurikulum, Rikki Mochamad Ramdhani menjelaskan, ruang multimedia tersebut bisa digunakan berbagai kegiatan. Mulai dari pelatihan, diskusi penelitian hingga lokakarya guru.

Pada pelatihan, tambahnya, siswa akan belajar mengenai augmanted reality, virtual reality, edugames, big data, dan internet of things. Sedangkan di bidang penelitian, siswa bisa mendalami tematik sains, sosial, umum, dan kewirausahaan.

Di bidang lokakarya, lanjutnya, guru bisa memanfaatkan ruangan tersebut untuk assessment dalam pendidikan dan penerapan sistem kredit semester yang telah digagas sekolah.  

Selain meresmikan ruang multimedia, Kadisdik juga meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Al-Ma’mur SMAN 1 Bandung. Selain Kadisdik, acara ini pun dihadiri Kepala Seksi Pelayanan Pendidikan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Jajat Sudrajat, Ketua Komite dan Pengawas SMAN 1 Bandung serta alumni angkatan 1988. Salah satunya, Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal.***

Sumber: http://disdik.jabarprov.go.id/news/1923/bekali-siswa-hadapi-kemajuan-teknologi%2C-sman-1-bandung-resmikan-ruang-multimedia

Info Registrasi Akun LTMPT 2020

  1. Registrasi akun LTMPT dilakukan oleh sekolah dan juga siswanya secara mandiri.
  2. Siswa lulusan tahun  2020 dan akan  mengikuti  SNMPTN 2020 wajib melakukan registrasi akun pada tanggal 02 Desember 2019 – 07 Januari 2020.  Bagi siswa lulusan  2020 yang  tidak akan mengikuti SNMPTN 2020 tapi  akan  mengikuti UTBK-SBMPTN 2020,  dapat melakukan registrasi  akun  pada  tanggal  07  Februari  2020  –   05 April  2020 bersamaan dengan registrasi akun bagi lulusan 2018 dan 2019.
  3. Sebelum melakukan  registrasi akun,  pihak  sekolah atau  siswa harus sudah membaca petunjuk Alur Registrasi Akun Sekolah dan Siswa serta melihat  Video Tutorial  Registrasi  Akun di https://www.ltmpt.ac.id  pada menu Unduhan Tahun 2020.

Daftar Unduhan LTMPT 2020

  1. Siaran Pers Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru 2020
  2. Informasi Resmi Seleksi Masuk PTN Tahun 2020
  3. Informasi Resmi SNMPTN Tahun 2020
  4. Informasi Resmi UTBK – SBMPTN Tahun 2020
  5. Alur Registrasi dan Verifikasi Akun Sekolah
  6. Alur Registrasi dan Verifikasi Akun Siswa
  7. Surat Edaran No.10 LTMPT

Ratusan Siswa Deklarasikan Antikorupsi di SMAN 1 Bandung

BANDUNG, DISDIK JABAR  Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum bersama Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dewi Sartika dan Sekdisdik Jabar, Firman Adam  membacakan Deklarasi Generasi Milenial Antikorupsi yang diikuti ratusan siswa sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) se-Kota Bandung. Kegiatan Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia ini digelar di Halaman SMAN 1 Bandung, Jln. Ir. H. Juanda No. 93, Kota Bandung, Minggu (15/12/2019).

Deklarasi tersebut merupakan bagian kegiatan sosialisasi pendidikan antikorupsi yang diprakarsai oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Inspektorat Jabar, Penyuluh Antikorupsi Seluruh Indonesia (Paksi), Disdik Jabar, dan Disdik Kota Bandung.

Wagub menuturkan, korupsi merupakan persoalan besar yang sejak era reformasi masih belum terselesaikan. Sehingga, untuk mencegah perilaku tersebut, perlu ditanamkan pendidikan antikorupsi di satuan pendidikan guna memberi bekal kepada siswa agar mampu menganalisis perbuatan korupsi sejak dini. 

“Kegiatan ini mendorong sosialisasi antikorupsi untuk memberikan pengenalan, pembelajaran, dan pemahaman kepada siswa di sekolah tentang korupsi dan bahayanya,” papar Uu. 

Ia menegaskan, program tersebut selaras dengan Peraturan Gubuernur (Pergub) Nomor 60 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Antikorupsi pada Satuan Pendidikan. Hal tersebut membuktikan bahwa Pemprov Jabar berkomitmen memberantas/mengentaskan perilaku korupsi. “Saya harap, Pergub ini diikuti oleh 27 kabupaten/kota agar penanaman antikorupsi di tingkat satuan pendidikan semakin masif,” tuturnya.

Uu berharap, gencarnya sosialisasi antikorupsi di wilayah Jabar akan semakin menekan angka korupsi. “Mudah-mudahan, anak muda usia pelajar semakin paham perilaku antikorupsi,” harapnya.  

Sementara itu, Kepala Inspektorat Jabar sekaligus Ketua Panitia Acara, Fery Sofyan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk mendorong sosialisasi pendidikan antikorupsi pada satuan pendidikan di berbagai jenjang. “Ini adalah pondasi sebagai pengenalan bahaya korupsi di satuan pendidikan,” jelasnya. 

Selain deklarasi antikorupsi, tambah Fery, ada juga berbagai rangkaian kegiatan yang akan dihelat. Yakni, senam massal betajuk “Sahabat Pemberani” yang dipimpin siswa SD Gagas Ceria Kota Bandung, simbolisasi antikorupsi dengan mengecap tangan di atas kain, flashmob, dan dongeng antikorupsi. 

Acara deklarasi antikorupsi tersebut berlangsung bersamaan dengan kegiatan Car Free Day (CFD). Sehingga, acara tersebut menyedot perhatian masyarakat Bandung yang tengah beraktivitas. 

Berikut isi Deklarasi Generasi Milenial Antikorupsi:Kami putra putri Jawa Barat, dengan rahmat Allah yang Maha Kuasa, berkomitmen: 

  1. Berjuang menjadi generasi milenial yang berintegritas.
  2. Berjuang menerapkan nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Berjuang menularkan nilai-nilai antikorupsi kepada masyarakat sekitar demi terwujudnya karakter Masagi.

Sumber: http://disdik.jabarprov.go.id/news/1788/ratusan-siswa-deklarasikan-generasi-milenial-antikorupsi

LIGA SMANSA 2019 Dihadiri Pemain Persib Bandung

SMANSA Bandung, – OSIS SMAN 1 Bandung menggelar sebuah kejuaraan futsal antar kelas di SMA Negeri 1 Bandung dengan title LIGA SMANSA 2019 dengan tema We Stand As One pada tanggal 11-13 Desember 2019. Pembukaan LIGA SMANSA dieglar pada hari pertama dengan dihadiri 2 pemain Persib Bandung yaitu Wildan Ramdhani dan Agung Mulyadi

Perkembangan dunia olahraga di Kota ini pada umumnyatelah mengalami perkembangan pada beberapa tahunterakhir ini yang cukup memuaskan. Potensi-potensi mudatelah bermunculan seiring dengan perkembangan duniaolahraga, hal ini tidak lepas dari peran serta dari beberapapihak yang memberikan support dan ruang kepada parapelajar untuk mengaktualkan kreativitas dan sportivitasmereka dalam sebuah tournament/kompetisi.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk pengaktualisasian diri dalam proses pengembangan potensi para siswa dalam bidang olahraga khususnya dalam bidang olahraga Futsal.

LIGA SMANSA dilaksanakan dalam bentuk kompetisi dengan menggunakansistem pool pada saat penyisihan dan menggunakan sistem gugur pada putaran kedua.

LIGA SMANSA ini memperebutkan piala bergilir sebagai penghargaan yang baik untuk kelas yang memenangkan kejuaraan. Tidak hanya piala bergilir ada pula uang pembinaan agar dapat dimanfaatkan oleh para siswa.

Berikut hasil pertandingan LIGA SMANSA 2019:

JuaraKategoriPeraih
1TimXII IPA 7
2 Tim XII IPS 1
3 Tim XI IPA 3
FavoritTop Score M Naufal S XII IPA 7
FavoritBest Player Nauval Hafiz XII IPS 1
Favorit Best Keeper Nauval Irfan XII IPA 7

Siswa XII SMAN 1 Bandung Kenali Universitas Indonesia

SMANSA Bandung, – Tidak sedikit jumlah mahasiswa yang kuliah di jurusan yang bukan minatnya, namun mereka “terpaksa” duduk di bangku kuliah sampai selesai dengan beberapa alasan yang sulit di deskripsikan. Dilema memilih jurusan menjadi momok tersendiri bagi siswa SMA ketika hendak lulus sekolah. Kebanyakan dari mereka tidak memiliki gambaran akan jurusan yang akan dituju karena kurangnya informasi tentang kampus dan berbagai jurusan didalamnya. Alhasil, siswa akan terpencar, ada yang ikut-ikutan, ada yang ikut kemauan orang tua, dan ada yang ikut tren kebanyakan orang.

Salah satu kompetensi dasar peserta di di k kelas XII adalah mampu membuat keputusan karir secara tepat. Informasi karir termasuk komponen utama dalam meningkatkan keyakinan pada proses membuat keputusan karir. Hal itu dapat difasilitasi melalui kegiatan Visiting Campus “SMANSA THE NEXT UI GENERATION”. Kegiatan tersebut bertujuan agar peserta didik memperoleh informasi perguruan tinggi, info fakultas/jurusan, iklim perkuliahan, dan jalur masuk perguruan tinggi yang dapat meningkatkan motivasi peserta didik agar semakin bersemangat berjuang dan mewujudkan impian karirnya.

SMA Negeri 1 Bandung melaksanakan kegiatan Goes to Campus Universitas Indonesia (28/11/2019). Rangkaian kegiatan ini antara lain pengenalan PMB/ SIMAK UI, pengenalan profil UI, perpustakaan UI dan Program Studi yang ada di UI. Selain itu juga, kegiatan ini didukung oleh para alumni yang tengah kuliah di UI untuk sharing terkait living cost daerah kampus UI. (RR)

SMAN 1 Bandung sebagai Sekolah Berbasis TIK pada Anugerah Atikan JABAR 2019

SMANSA Bandung, – Untuk mewujudkan layanan pendidikan bermutu, mudah diakses, dan terjangkau bagi semua, SMA Negeri 1 Bandung membangun sebuah sekolah berbasis TIK dalam sebagai wujud penerapan visi dan misi SMA Negeri 1 Bandung yaitu menerapkan sekolah berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). SMA Negeri 1 Bandung terus berbenah diri guna tercapainya sekolah yang Menerapkan Digital Smart School, Dalam penerapan Digital Smart School SMA Negeri 1 Bandung penerapannya melalui tiga hal yaitu menerapkan e-learning dan UKBM digital, menerapkan bimbingan dan konseling berbasis TIK dan menerapkan pelayanan administrasi digital.

Kepala SMA Negeri 1 Bandung sangat paham betul terhadap perkembangan abad 21 yang mana sekolah dituntut untuk menyesuaikan perkembangan zaman dan ekosistem pembelajaran yang berbeda. “Saya mengetahui betul masalah kebutuhan sekolah dalam perkembangan abad 21 ini” Ujar Kepala Sekolah SMAN 1 Bandung

Saat ini, tahun 2019 SMA Negeri 1 Bandung dalam penerapan sekolah berbasis TIK telah mencapai sekitar 90% dengan penerapan pembelajaran secara digital dengan adanya LMS dan Ujian Online (CBT) juga dengan adanya sistem administrasi lainnya. Kami mempunyai target pada tahun 2021 100% telah menerapkan sekolah berbasis TIK sebagai sekolah percontohan Digital Smart School di Indonesia.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menggelar kompetisi Anugerah Atikan Jabar 2019 dengan mengusung Karya Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan se-Jawa Barat pada tanggal 20-22 November 2019 di Grand Hotel Lembang Bandung Barat. Indonesia merupakan negara dengan Sumber Daya Alam (SDA) berlimpah. Kekayaan yang dimiliki Bangsa Indonesia akan terus berkurang dan cenderung dimanfaatkan pihak-pihak lain (asing) bila tidak diimbangi oleh daya saing anak bangsa. Berdasarkan fenomena di atas, perlu dilakukan upaya-upaya untuk menumbuhkembangkan peran serta masyarakat dalam menanggulangi permasalahan yang ada. Untuk itu, perlu diselenggarakan kegiatan Lomba Karya “ANUGERAH ATIKAN JABAR” dengan tema “Inovasi Teknologi dalam Pembelajaran di era Industri 4.0”. Salah satu mata lomba yang dilombakan adalah Sekolah Berbasis TIK.

Alhamdulillah, dalam Anugerah Atikan JABAR 2019 SMA Negeri 1 Bandung menperoleh Juara 1 sebagai Sekolah Berbasis TIK. Mata Lomba Sekolah Berbasis TIK ini diikuti oleh 6 finalis yang telah lulus pada tahap proposal atau dokumen lomba dari 20 sekolah yang mendaftar. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana para pemangku kepentingan (stakeholders) pendidikan saling bertukar pikir, asah, asih dan asuh untuk bersama memikirkan masa depan bangsa melalui pendidikan. Selain itu, lewat kegiatan ini stakeholders pendidikan dapat saling berkompetisi secara obyektif dan ilmiah untuk terus menelurkan ide-ide inovatif  bagi kemajuan Bangsa dan Negara. (RR)

Atalia (Bu Cinta) Sosialisasikan Program BKKBN Jabar pada Anak SMA di SMAN 1 Bandung

BANDUNG – Ketua Jabar Bergerak Atalia Praratya Kamil atau akrab dipanggil Bu Cinta menjadi pembicara dalam acara sosialisasi program BKKBN Jabar yang dikemas dalam Generasi Muda Berencana Bergerak Untuk Jawa Barat, Menuju Generasi Unggul 4.0, yang digelar BKKBN Jabar di Aula SMAN 1 Bandung, Rabu (20/11/2019). Dalam wejangannya, Atalia berpesan kepada perwakilan siswa dari 70 SMA SMK se-Bandung Raya, tentang tiga hal yang penting diperhatikan para remaja generasi milenial itu.

“Tetap ingat tentang tiga hal ya? Apa itu? Jauhi narkoba, tidak seks bebas, dan hindari pernikahan dini” ujar Atalia sambil berinteraksi dengan para siswa dan membagikan hadiah bagi yang mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkannya.

Atalia menjelaskan ketiga hal itu yang akan menutup masa depan dan cita-cita generasi muda saat ini.

“Sedangkan kata Mark Zuckerberg sang pendiri facebook, orang yang miskin itu bukan yang tidak memiliki harta tetapi mereka yang tidak memiliki impian dan cita-cita” ungkapnya.

Atalia memotivasi anak-anak untuk terus memiliki cita-cita. Cita-cita yang tidak hanya mengubah dirinya sendiri tetapi mampu mengubah dunia. Acara dihadiri selain oleh komunitas Jabar Bergerak juga ketua BKKBN Jabar Sukarso Teguh Saroso dan Kepala Sekolah SMA N 1 Bandung sebagai tuan rumah Dadang Yani Z. (Pun)

Sumber: https://jabarprov.go.id/index.php/news/35262/2019/11/20/Atalia-Titip-Tiga-Hal-Pada-Anak-SMA

Revonelution 2019 “Color Run-Nya Anak SMANSA”

SMANSA Bandung, – Salah satu bentuk Gerakan Indonesia Sehat terutama siswa-siswi SMA Negeri 1 Bandung adalah dengan diadakannya kegiatan The Color Run Revonelution 2019 di SMA Negeri 1 Bandung pada hari Minggu (10/11/2019). Gerakan Indonesia Sehat yaitu mendorong masyarakat Indonesia, terutama generasi milenial untuk mengadopsi gaya hidup sehat, salah satunya melalui ajang olahraga lari. Kegiatan ini diikuti pula oleh berbagai kalangan masyarakat baik anak-anak maupun dewasa. Selain itu, kegiatan ini sebagai penerapan pendidikan karakter di sekolah menengah yang melibatkan siswa dalam kegiatan sosial secara langsung. Hal itulah yang ditunjukkan oleh SMA Negeri 1 Bandung yang menggelar Color Run 5K, yakni kegiatan lari sekaligus kegiatan-kegiatan kesehatan lainnya.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (10/11/2019) itu diikuti 300 peserta. Bekerjasama dengan dengan PMI dan lembaga lainnya, ini merupakan acara color run perdana pada kegiatan Revonelution 2019 yang ke depan sebagai kegiatan tahunan sekolah.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bandung, Drs Dadang Yani Zakaria, menuturkan bahwa Revonelution 2019 adalah kegiatan perdana dan kedepan kita akan melanjutkan kegiatan yang baik ini demi kelangsungan kebutuhan jasmani kita bersama. Kegiatan ini pula tujuannya untuk membentuk pribadi pelajar akan nilai-nilai kepemimpinan, kerja sama, sikap saling menolong, mampu berpikir kritis, kreatif, pantang menyerah, rela berkorban, serta saling menghargai.

“Buah pendidikan itu kan sebetulnya tidak cuma mencetak siswa atau siswi berprestasi secara akademik, tapi juga membangun karakternya yang baik dan berbudi luhur. Ada lima nilai yang berasal dari kata BERSATU yang ingin kami tanamkan kepada mereka di sini, yaitu berilmu, santun, agamis, tekun dan unggul.

Ketua Panitia Revonelution 2019, Azkia Nadila, yang saat ini duduk di kelas XII IPA 6, mengatakan bahwa berbagi dalam momen lari merupakan sebuah wadah untuk satu sama lain bisa menolong sesama. Menurut dia, banyak orang ingin menolong sesama, namun terhalang oleh satu dan lain hal. “Cara ini (Color Run) berupaya menciptakan momen kita bersama-sama dapat bersenang-senang dalam lari tapi sekaligus bisa membantu sesama yang membutuhkan tanpa membedakan asal-usul kita,” kata Azkia. Kegiatan Revonelution 2019 tidak hanya menggelar color run saja namun diisi pula dengan kegiatan yang lainnya, seperti kegiatan music performance, bazar, cek kesehatan, cek biopolar, cek mental dan juga berbagai doorprize bagi peserta maupun pengunjung yang beruntung, ujar Azkia.